Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2022

Setelah Rakyat, Jokowi Ngeprank Parpol

Gambar
Disampaikan Oleh : Yusuf Blegur (Ketua Umum BroNies) Maksud hati ingin mengambil simpati dan dukungan partai politik. Namun, acara relawan di GBK yang sejatinya menggiring agenda Jokowi presiden 3 periode atau perpanjangan jabatan. Hanya menghasilkan realitas menari di atas penderitaan rakyat. Dengan kebiasaan berbohong pada rakyat termasuk tak ada rasa sensitifitas warga Cianjur yang dilanda gempa. Jokowi dan relawannya kini mulai ngeprank parpol seolah masih mendapat dukungan yang besar dan kuat dari rakyat.   Belum reda gelombang distorsi kebijakan rezim yang membuat rakyat sengsara. Jokowi sebagai kepala negara dan kepala pemerintah terus berulah melakukan hal-hal yang tidak relevan dengan kepentingan bangsa Indonesia. Saat negeri berduka dengan gempa Cianjur, Jokowi bersama relawannya asyik bersenang-senang menghabiskan dana yang disinyalir mencapai 100 M di GBK. Bukan hanya rakyat, bahkan PDIP yang menjadikan Jokowi sebagai petugas partai ikut menggugatnya. Melalu...

Bunuh Diri Ala Benny Rhamdani

Gambar
Disampaikan Oleh : Yusuf Blegur (Ketua umum BroNies) Mencoreng nama eksponen 98 dan cenderung anti demokrasi. Seolah-olah menyebut dirinya sebagai aktifis pergerakan sejati, ternyata hanya sebatas pemburu harta dan jabatan. Penjilat dan pengemis kekuasaan serta pelaku agiprop yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. Benny Rhamdani pantas dan sepatutnya mendapat sanksi sosial dan hukum.   Lagaknya seperti orang hebat.   Merasa pintar, kuat dan berkuasa. Di hadapan Jokowi, Benny Rhamdani bukan cuma sekedar membuktikan dirinya penjilat sejati. Ketua Barikade 98 itu, melakukan provokasi yang dapat memicu degradasi sosial dan disintegrasi bangsa. Demi urusan perut dengan cara ngoyo menikmati kue-kue kekuasaan, ia seperti tak punya rasa malu dan harga diri. Ketua Badan Perlindungan Pekerja Buruh Migrain (BP2MI), mengumbar rasa kebencian dan sikap permusuhan baik kepada aktifis pergerakan khususnya dan rakyat pada umumnya. Benny seakan menabuh genderang perang kepada rakya...

RAMBUT PUTIH DAN KULIT KERUT

Gambar
Oleh: M Rizal Fadillah (Pemerhati Politik dan kebangsaan) Ada-ada saja Pak Jokowi ini meminta untuk memilih Presiden yang kulitnya berkerut dan berambut putih karena itu ciri orang yang memikirkan rakyat. Kontan netizen berkomentar bahwa ternyata Pak Jokowi tidak berambut putih jadi tidak pernah memikirkan rakyat he hee.   Semua tahu arah dukungannya kepada Ganjar Pranowo yang berambut putih. Meski tidak berkerut kulitnya. Naifnya Jokowi mewanti-wanti berhati hati memilih orang yang berwajah bersih. Entah Anies yang dimaksud atau patung lilin he hee. Sinyal pendekatan seperti yang diungkap Pak Jokowi sebenarnya keliru, bias bahkan mengerikan. Mengukur kapasitas dengan rambut dan kerut. Monyet juga ada yang berbulu putih dan kulit berkerut. Kasihan kalau ada Capres yang diserupakan dengan monyet berbulu putih. Apakah itu Hanoman atau Monkey King. Socrates filsof Yunani pernah mendefinisikan "manusia" sebagai "hewan berkaki dua dan tidak berbulu". Mendengar ...

Akankah Jokowi Menjadi Musuh NKRI?

Gambar
Disampaikan oleh Yusuf Blegur (Ketua Umum BroNies) Sungguh amoral jika belum pantas disebut biadab. Belum hilang ingatan publik dari kasus Sambo di tubuh Polri. Belum selesai luka dan rasa sakit akibat tragedi Kanjuruhan. Kini kekuasaan betingkah lagi dengan pengerahan massa relawan dengan biaya besar dan tak bermanfaat di GBK. Sekedar menyampaikan capres berambut putih dan   syahwat perpanjangan kekuasaan tiga periode, saat tanah   pemakaman korban gempa belum kering dan warga Cianjur diselimuti penderitaan. Ini rezim, sepatutnya disebut    manusia atau apa ya?.   Dua periode kepemimpinan Jokowi bukan hanya jauh dari harapan rakyat Indonesia. Perilaku kekuasaan atas nama demokrasi dan konstitusi itu   telah menampilkan tabiat otoriter dan diktator secara terang-benderang. Kehancuran sistem dan rezim hipokrit secara perlahan dan pasti berhasil membawa republik ini menuju negara gagal. Pembangunan fisik yang mengabaikan studi kelayakan dan skala priori...

Tercerabut dari Nilai Islam

Gambar
Disampaikan oleh : Yusuf Blegur Cukup, cukup sudah membiarkan negara terlalu lama dalam sekulerisme. Sejak proklamasi kemerdekaan dikumandangkan hingga saat ini, konsep memisahkan agama dari politik terbukti dan faktual gagal menghadirkan negara kesejahteraan. Gagal sistemnya dan gagal orangnya, hanya ada negeri dengan kemaksiatan dan bencana yang menyelimutinya. Konsep kapitalisme dan komunisme hanya mewujud negara yang berujung pada kejahatan kemanusiaan dan kemunduran peradaban, kalau tidak mau disebut kembali ke zaman jahiliyah.   Kejahatan, kemunafiian dan bencana tak pernah berhenti mengiringi perjalanan bangsa Indonesia. Negara yang mengadopsi sekulerisme dan liberalisme terus menerus menghianati cita-cita luhur para pendiri bangsa khususnya para ulama. Konsep negara sekuler bukan hanya melahirkan manusia yang materistik dengan perilaku cinta dunia dan takut mati. Peradaban masyarakat yang harusnya memuliakan kehadiran Tuhan   dan kemanusiaan sebagaimana tertuang ...

Jika Anies Jadi Presiden RI ke 8

Gambar
Oleh : Jhon S. Edison Peluang Anies untuk menjadi Presiden RI ke 8 sangat besar. Berbagai ikhtiar rakyat telah diupayakan. Segala cara untuk menjegal Anies juga tak kalah besarnya. Setelah itu, biarlah takdir yang menentukan siapa pemenangnya: rakyat atau penjegal.   Indonesia beruntung punya orang seperti Anies. Tentu ada Anies-Anies yang lain. Anak bangsa yang berintegitas, punya kapasitas, banyak prestasi, bagus rakam jejaknya, dan memiliki komitmen nasionalisme yang kuat. Orang-orang seperti ini memang harus didorong untuk memimpin bangsa. Jika orang seperti ini memimpin bangsa, maka apa yang dilakukan? Pertama, akan ada kolaborasi. Semua pihak dirangkul dan bersama-sama diajak untuk mengambil peran mengelola bangsa ini. Indonesia digarap bersama-sama untuk sebuah tujuan yang dicita-citakan bersama. Inilah kolaborasi. Kolaborasi sudah menjadi jargon Anies. Tidak saja ini akan menyatukan seluruh elemen bangsa, tetapi juga akan mengumpulkan energi untuk kebangkitan ba...

Terpaan Isu Politik Identitas Untuk Anies Ditepis Waketum PKB

Gambar
Broniesupdate, Jakarta --- Menjelang pemilihan presiden 2024, isu politik indentitas yang mengatasnamakan agama mulai dihembuskan lagi. Salah satu dari kader PDI Perjuangan Ruhut Sitompul belakangan ini gemar menyerang mantan gubernur DKI Anies Baswedan dengan sebutan Bapak Politik Identitas. Dia bahkan menyebut Anies memenangi Pilkada DKI Jakarta tahun 2017 dengan menyingkirkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) karena isu suku, agama, ras dan antar golongan (SARA). “Enggak bisa (lepas dari cap Bapak Politik Identitas). Dia menang karena SARA, ujaran kebencian, fitnah, bahkan terror. Kurang apa itu.” Kata Ruhut dikutip dari JPNN.com. Tidak puas hanya dengan Anies, Ruhut juga menilai para pendukung Anies adalah mereka yang jauh dari nilai-nilai Pancasila dan menyebutkan saat ini yang mendeklarasikan dukungan terhadap Anies adalah terdiri dari kelompok yang gemar jualan agama. “Lihat yang deklarasi dukung Anies, mantan teroris, mantan Hizbut Tahrir, FPI, PA 212, yang kerjanya dan moda...

Mengapa Anies Selalu Disambut Meriah?

Gambar
Oleh : M Chozin Amirullah Mulai awal November 2022, Anies Baswedan melakukan silaturahmi kebangsaan ke beberapa daerah di Indonesia. Diawali dari Medan, lalu dilanjutkan ke Solo, Jogja, Ciamis, dan Tasikmalaya. Dari beberapa kunjungan tersebut, ada satu fenomena yang sama, yaitu Anies selalu disambuat masyarakat dengan meriah.   Ada satu pertanyaan yang menggelitik dari kunjungan dan silaturahmi tersebut. Apa yang membuat Anies selalu disambut begitu meriah? Padahal dia bukan pejabat negara. Dia juga bukan petinggi partai atau ormas. Bahkan dia juga bukan ketua keluarga atau ikatan alumni sebuah kampus. Bagi saya, ini satu fenomena yang menarik. Ingat, Anies sekarang adalah warga negara biasa. Bukan lagi pejabat. Tapi selalu disambut dengan gegap gempita. Saya akan coba mengurai satu per satu faktor apa saja yang membuat kehadirannya selalu ditunggu oleh masyarakat. Pertama, kerja Anies dilihat masyarakat. Meskipun Anies hanya memimpin DKI Jakarta selama lima tahun (2017-...

ANIES, NU DAN JAWA

Gambar
Oleh:   Syebu & Smith SESUNGGUHNYA, identitas Anies berlapis-lapis. Ia seorang Jawa, Muslim moderat, nasionalis, dan kosmopolit. Ketika berada di lingkungan Jawa, secara kultural Anies adalah seorang Jawa. Saat berada di tengah kaum Muslimin, ia   seorang Muslim moderat yang menerima dengan tulus budaya lokal sebagai nilai-nilai yang inheren dalam keberislaman di Indonesia. Dengan kata lain, Anies memaklumi konsep Islam kontekstual atau pribumisasi Islam yang disodorkan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Artinya, pada sosoknya berhimpun nilai-nilai Islam lokal dan universal sekaligus, terbebas dari sektarianisme dalam Islamic sphere. Bahkan, orang bisa menemukan Islam tradisional atau Islam ahl sunnah waljamaah khas NU dalam pandangan dan sikap keislamannya.   Keindonesiaannya justru lebih menonjol. Ia adalah representasi warga bangsa masa kini, sosok yang lahir dari Indonesia modern yang tak dapat dipisahkan dari dinamika perkembangan global di mana Indonesia tela...

Didepan Ribuan Warga Ciamis, Anies Menegaskan Bahwa Dirinya Adalah Putra Jawa Barat

Gambar
Broniesupdate, Ciamis --- Bakal calon Presiden yang dijagokan Partai Nasional Demokrat (NasDem) Anies Baswedan kemarin menghadiri kegiatan jalan sehat HUT Partai Nasdem ke-11 di Alun-alun kota Ciamis, Jawa Barat, Minggu (20/11/2022). Anies menyapa warga Ciamis dengan pekikan 2024 ganti presiden. Kedatangan Anies Baswedan ke Ciamis disambut antusiasme puluhan ribu warga Tatar Galuh peserta jalan sehat. Mereka ramai meneriaki Anies Baswedan dengan sebutan Presiden. Seperti acara-acara yang dihadiri oleh mantan Gubernur DKI Jakarta ini, banyak warga yang meminta berswafoto bersama hingga saling berdesakan, tetapi seperti biasa Anies menerima mereka dengan tangan terbuka. Dalam sambutannya, Anies Baswedan mengajak warga Ciamis di 2024 ganti presiden. Anies pun meminta warga yang hadir mengajak kerabat, saudara dan tetangganya pada Pilpres untuk ganti Presiden. "Tahun 2024 akan ganti presiden. Gantinya siapa?" Tanya Anies kepada warga Tatar Galuh. "Anies Baswedan,...

Anies Berkunjung ke Ponpes Al-Hasan Ciamis, Mendulang Dukungan dari Tokoh Agama dan Pengusaha

Gambar
Broniesupdate, Ciamis --- Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hari ini berkunjung ke Kabupaten Ciamis Jawa Barat. Kedatangannya dalam rangka rentetan sosialisasi yang sedang dijalankan Anies baswedan sebagai Capres Partai Nasional Demokrat untuk pilpres 2024 mendatang. Pagi hari sekitar pukul 07.00 puluhan ribu warga Ciamis dan sekitarnya tumpah ruah di alun-alun kota Ciamis untuk mengikuti acara jalan santai yang diadakan oleh DPW NasDem Jawa Barat sekaligus merayakan HUT NasDem yang ke 11. Setelah menghadiri acara jalan santai di alun-alun kota, agenda selanjutnya Anies Baswedan di kota Ciamis adalah mengunjungi Ponpes Al-Hasan. Menurut pantauan redaktur Broniesupdate, Anies tiba di Ponpes Al-Hasan pukul 11.00 WIB dan diterima oleh pimpinan pondok pesantren Al-Hasan Kyai H. Muhammad Syarif Hidayat. Acara yang dihadiri wakil ketua umum NasDem Ahmad Ali, Ketua DPW NasDem Jawa Barat Saan Mustopa, para tokoh ulama, pengusaha dan perwakilan partai politik ini menjadi ajang sil...

Berlanjut ke Riau, DPW NasDem dan 33 Simpul Relawan Siap Menyambut Anies

Gambar
Broniesupdate, Jakarta --- Indonesia sedang merasakan sebuah momen euforia langka, yang bernama Anies’s Effect, yaitu sebuah fenomena munculnya pemimpin non partai yang sosoknya begitu di elu-elukan oleh masyarakat. Memang tidak bisa dipungkiri bahwa setiap kunjungan Anies ke berbagai daerah di Indonesia selalu dibanjiri oleh puluhan ribu masyarakat yang ingin melihat dan bertemu langsung dengan calon presiden partai besutan Surya Paloh itu. Setelah Medan, Yogyakarta, Solo, Tasik dan Ciamis, Safari politik Anies bersama Partai NasDem akan berlanjut ke Provinsi Riau. Anies beserta rombongan diperkirakan akan tiba di Kota Pekanbaru Riau pada 4-5 Desember 2022 mendatang. Menjelang kedatangan Anies, Partai NasDem Riau saling bersinergi dengan seluruh simpul relawan Anies di Bumi Lancang Kuning. Wakil Ketua Bapilu DPW Partai NasDem Provinsi Riau, Dedi Haryanto Lubis, mengatakan sebanyak 33 simpul relawan Anies di Riau akan hadir menyambut kedatangan mantan Gubernur DKI Jakarta itu....