Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2022

Habil Marati Bentuk Sekoci Untuk Kader PPP Pendukung Anies

Gambar
Broniesupdate, Jakarta --- Dukungan terhadap mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terus terbentuk, meskipun dukungan itu berasal dari kader partai poros koalisi yang terang-terangan tidak mengusung Anies sebagai capres 2024 nanti. Salah satunya adalah Forum Ka’bah Membangun (FKM) bentukan dari mantan petinggi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Habil Marati. Dilansir dari cnnindonesia.com Habil mengatakan para konstituen PPP yang tergabung dalam Forum Ka'bah Membangun akan mendeklarasikan dukungan mereka untuk Anies Baswedan sebagai calon presiden di Pilpres 2024, ia mengklaim 90 % konstituen PPP justru mendukung Anies sebagai capres dan akan segera berdeklarasi di berbagai daerah. “90 persen konstituen PPP itu dukung Anies. Nanti di Jogja itu deklarasi November. (Deklarasi oleh) Forum Kakbah Membangun. Di Jogja akan dihadiri kurang lebih 10 ribu orang," kata Habil. Mantan bendahara umum PPP itu mengatakan FKM tidak hanya mendeklarasikan dukungan mereka terhadap An...

Anies itu Fakta, Bukan Citra

Gambar
Oleh: Yusuf Blegur (Ketua Umum BroNies) Topeng tak hanya untuk menutupi wajah. Topeng juga bisa dipakai menggelapkan jiwa dan raga. Etika dan moralitas menguap, terbang terusir oleh kepalsuan diri.   Seluruh tubuh dan ruhnya, tenggelam oleh pesona dan kemolekan citra. Semu memang, meski terlihat indah sesaat. Tak sekedar tanpa integritas, hadirnya juga tanpa kemanusiaan yang hakiki.   Angin kebencian dan permusuhan terus menggelayuti kiprah Anies sebagai pemimpin yang terus "flowering". Seakan tak pernah surut dari gelombang dendam sosial dan politik. Anies bersahaja dan bergeming melewati badai isu, intrik dan fitnah yang ingin membunuh karakter kepemimpinannya. Prestasinya diabaikan, penghargannya tak dinilai, begitulah upaya menjegal Anies dibawa sampai ke kedengkian hati oleh lawan-lawan politiknya. Amarah dan dengan disertai oleh perilaku jahat yang kuat korelasinya dengan kekuasaan, tak pernah sepi dari perjalanan karir   Anies. Asal bukan Anies dan kalau pe...

Jokowi Mundur dan Indonesia Maju

Gambar
Oleh: Yusuf Blegur (Ketua Umum BroNies) Indonesia sepertinya sedang dipimpin oleh gerombolan bromocorah. Sekelompok manusia bermental korup juga bengis, bergabung dengan penjahat perampok harta negara dan pembunuh rakyat. Tak ketinggalan   perilaku seks bebas dan menyimpang ikut mewarnai pentas panggung politik para bajingan berdasi yang sering berdalih atas nama rakyat dan konstitusi. Semua kejahatan kemanusiaan begitu sempurna, seakan menggantikan Pancasila, UUD 1945 dan NKRI.   Ini bukan soal konstitusional atau inkonstitusional. Ini juga bukan soal sesuai masa jabatannya atau berhenti di tengah jalan. Ini menyangkut keselamatan dan masa depan NKRI. Tidak perlu menunggu sampai dua tahun, langkah-langkah preventif mutlak dilakukan agar republik tidak semakin hancur. Situasi dan kondisi negara sudah sama dengan penyakit yang kronis dan akut.   Sistem ketatanegaraan yang semakin amburadul berbarengan dengan perilaku menyimpang para aparatur pemerintahan. Bukan seked...

Perjalanan Panjang Anies Mengubah Wajah Dunia Pendidikan

Gambar
Broniesupdate, Jakarta --- Sejarah mencatat bahwa Anies Rasyid Baswedan (Anies Baswedan) pernah menjabat sebagai rektor di Universitas Paramadina periode 2007 – 2015 dimana usianya baru menginjak 38 Tahun yang membuatnya menjadi rektor termuda di Indonesia saat itu. Anies dilantik Pada 15 Mei 2007 dengan menggantikan posisi rektor sementara,  Sohibul Iman . Pengangkatan Anies sebagai rektor meskipun usianya masih terbilang muda karena didasari konsistensi Anies dalam dunia pendidikan dan pelayanan publik. Sebagai seorang  independen , Anies Baswedan bergabung dengan  Kemitraan bagi Pembaruan Tata Pemerintahan , yaitu sebuah lembaga non-profit yang berfokus pada reformasi birokrasi di berbagai daerah di Indonesia dengan menekankan kerjasama antara pemerintah dengan sektor sipil. Selain itu, ia juga menjabat sebagai Direktur Riset  The Indonesian Institute  yang merupakan lembaga penelitian kebijakan publik yang didirikan pada Oktober 2004 oleh aktivis dan int...

Siaran Pers IPW

Gambar
Reformasi kultural Polri sebagai polisi sipil yang humanis dan menghornati HAM masih jauh dari harapan. Sebab, aksi penyiksaan dengan menggunakan kekerasan masih dilakukan oleh anggota Polri untuk memperoleh pengakuan. Hal ini terungkap dalam sidang dengan nomor perkara 124/Pid.B/2022/PN Yyk di Pengadilan Negeri Yogyakarta, Kamis (20 Oktober 2022) dengan terdakwa FAS. Saat menyampaikan pledoi, terdakwa menyatakan bahwa dirinya mendapat penganiayaan dari oknum aparat dan dipaksa untuk mengaku sebagai pelaku pembunuhan. "Saya telah didakwa melakukan penganiayaan, akan tetapi kenyataannya, sayalah yang teraniaya," ungkapnya. Diakuinya, dirinya dianiaya aparat secara fisik dengan dipukul, ditendang, dicambuk menggunakan selang air. "Bahkan, saya dilempar asbak, kursi dan benda keras lainnya oleh banyak aparat penyidik polsek Sewon," tegasnya. Dengan kenyataan ini, Indonesia Police Watch (IPW) menilai pengawasan di internal Polri sangat lemah. Sehingga kekerasan,...

Anies dan Demokrasi Bau Amis

Gambar
Oleh: Yusuf Blegur (Ketua Umum BroNies) Anies bukan orang kaya, Anies bukan dari partai politik, dan Anies juga bukan berasal dari oligarki. Anies hanya punya kesederhanaan, karakter dan integritas. Semua faktor yang tidak masuk dalam kriteria pemimpin yang dilahirkan oleh demokrasi kapitalistik dan transaksional. Masihkah ada tempat di republik ini bagi figur yang amanah, jujur dan adil untuk memandu jalan keselamatan bagi pancasila, UUD 1945 dan NKRI?.   Anies memang fenomenal, ia menjadi pemimpin yang memiliki keunikan, tidak biasa dan sarat prestasi setelah Soekarno dan Soeharto. Pemimpin yang sebenarnya, yang tak luput dari pro dan kontra, banyak yang mencintainya, namun tak sedikit yang membencinya. Anies telah menempuh jalan penderitaan, dipenuhi isu, intrik dan fitnah meskipun terbatas memimpin Jakarta. Mungkin, seperti pepatah makin tinggi pohon semakin tinggi angin menerjang. Anies dan keberhasilan membangun ibukota negara itu, kini menapaki panggung politik nas...

Kanjuruhan Itu Kehancuran

Gambar
Oleh: Yusuf Blegur (Ketua Umum BroNies) Sama halnya seperti pembunuhan 6 orang Laskar FPI dan Brigadir Joshua yang menyita perhatian publik.Tragedi kanjuruhan yang menyebabkan kematian 131 orang suporter klub sepak bola Arema Malang, disinyalir akan mengalami proses hukum yang berbelit-belit kalau saja tidak mau disebut menguap.   Rakyat dan seluruh dunia sepertinya akan terbiasa menyaksikan kebiadaban dan kejahatan kemanusiaan luar biasa di negeri yang mengagungkan Pancasila. Terlebih ketika pelakunya memiliki irisan dengan kekuasaan, entah itu oligarki atau pejabat negara bahkan oleh pucuk tertinggi pemimpin   pemerintahan. Hari demi hari bangsa Indonesia bukan saja mengalami kemunduran, lebih dari itu terus mengalami dekadensi moral dan berada pada titik nadir kenistaan peradababan kemanusiaannya. Penyimpangan hingga kejahatan luar biasa terus menyeruak ke dalam sendi-sendi kehidupan rakyat, di semua sektor dan dipertontonkan secara telanjang. Kalangan jelata, kelas...

Kontroversi Pengangkatan Heru Budi Hartono Sebagai Pj Anies Baswedan

Gambar
Broniesupdate, Jakarta --- Pengangkatan Heru Budi Hartono sebagai Pj gubernur DKI Jakarta dimana dirinya sedang menjabat sebagai Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) menuai banyak pertanyaan, pasalnya hal ini berbeda dengan pernyataan Presiden Joko Widodo sendiri dalam unggahan video lawas yang diupload oleh akun @berlianiidris. Tentu masih ingat dalam fikiran publik video Presiden Joko Widodo yang dengan tegas mengatakan dirinya melarang ada rangkap jabatan karena bekerja di satu tempat saja belum tentu maksimal. “Tidak boleh ngerangkap-rangkap jabatan. Kerja di satu tempat saja belum tentu bener kok”, Ujar Jokowi Meskipun menuai banyak sorotan,   Heru tetap dilantik menjadi pejabat atau Pj Gubernur DKI Jakarta oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Senin, 17 Oktober 2022. Heru masih akan tetap menjabat sebagai Kasetpres dan di bantu dengan dua orang deputinya yang bertindak sebagai pelaksana harian (Plh). Pertama yaitu D...

Firli Bahuri, Anies Baswedan dan Kegilaan Adam Wahab

Gambar
Oleh: Dr. Syahganda Nainggolan, (Sabang Merauke Circle) Pembicaran Adam Wahab dan Firli Bahuri, ketua KPK, jadi perbincangan para aktifis yang kemarin hadir pada pemakaman almarhumah Intan, istri Teguh Santosa, pemimpin media online RMOL. Adam adalah pegiat medsos, mantan petinggi Kantor Staf Presiden (KSP) di era Luhut Panjaitan dan Teten Masduki, serta saat ini Ketua Alumni Institut Teknologi Bandung. Pembicaraan ini diungkap pula oleh Adam dalam akun Twitter dia, @DonAdam, sebagai berikut: "Ketemu Pak Firli dipemakaman istri sahabat. + Masih ingat saya Pak, ketika lebaran lalu sy ke rumah? - Iya ingat² + Kapan Anies ditangkap Pak? - Wah, ternyata banyak ya yg pengen Anies ditangkap? + Iya Pak, tapi tangkap Kaesang dulu. Lalu dia bergegas ninggalin sy. Salah sy apa?" (https://twitter.com/DonAdam68/status/1582879467311362048?t=nKIgOy0J4PpHlw2q91J6_Q&s=08) Pembicaraan itu memuat soal penangkapan Anies, yang isunya di publik cukup menguat, khususnya...

Indonesia Mengajar, Niat Luhur Menjaga Janji Kemerdekaan

Gambar
Broniesupdate, Jakarta --- Permasalahan pendidikan di Indonesia yang dihadapi adalah minimnya anggaran pendidikan yang digelontorkan pemerintah pusat dan daerah, penghasilan tenaga kependidikan yang tidak jelas sampai kurang fokus kebijakan pendidikan seolah menjadi permasalahan klise yang selalu mudah dijumpai. Tujuan utama dari pendidikan adalah untuk memanusiakan manusia dengan cara meningkatkan segala kemampuan yang ada dalam dirinya, seperti kemampuan intelektual, emosional dan kemampuan spiritual. Melihat begitu banyak permasalahan pendidikan di Indonesia, Anies Baswedan dan beberapa rekan yang sejalan pada pertengahan 2009 membentuk sebuah lembaga nirlaba yang merekrut, melatih, dan mengirim generasi muda terbaik bangsa ke berbagai daerah di Indonesia untuk mengabdi sebagai Pengajar Muda (PM) di Sekolah Dasar (SD) dan masyarakat selama satu tahun. Terinspirasi dari pemikiran alm. Prof.  Koesnadi Hardjasoemantri , Rektor  UGM  dan mantan Ketua Dewan Mahasiswa UGM...