Postingan

Gas Pool Anies Saat Parpol merapat Sinergis

Gambar
Oleh: Yusuf Blegur (Ketua Umum BroNies) Sepertinya PKS, Demokrat dan Nasdem, sedang memulai budaya baru politik keberadaban. Tidak sekonyong-konyong mengejar materi dan kekuasaan ansih,   ketiga parpol itu semakin menyadari bahwa idealisme itu tidak harus mati dalam menghadapi realisme.   Mengusung Anies sebagai capres dalam pilpres 2024, merupakan jawaban dari pertarungan antara kesadaran ideal spiritual dengan kesadaran rasional materil bagi langkah politik masa depan PKS, Demokrat dan Nasdem.   Belakangan bermunculan fenomena partai politik yang mulai membangun hubungan dengan capres tertentu. Sebagaimana kepada Anies, PKS, Demokrat dan Nasdem secara terbuka sudah berinteraksi langsung dengan capres yang segera mengakhiri jabatan gubernur Jakarta itu. Bukan hanya sekedar pertemuan silaturahmi, publik menilai Anies kemungkinan besar digadang-gadang sebagai capres ketiga partai politik tersebut. PKS dan Demokrat yang sejak awal di luar koalisi pemerintahan melihat ...

Jangan Sampai Bjorka Menutupi Mafia Sambo

Gambar
Oleh : Asyari Usman (Jurnalis, Pemerhati Sosial Politik) Dalam seminggu ini publik dihebohkan oleh Bjorka. Dia melakukan pembobolan data base tingkat tinggi Indonesia. Data tentang korespodensi dan data pribadi Presiden Jokowi, data pribadi Luhut Panjaitan, Erick Thohir, Menkominfo Johnny G Plate, Puan Maharani, dll, dibongkar oleh Bjorka.   Bjorka juga meretas data KPU. Dia mengklaim punya 100 juta data KPU. Bahkan 1.3 miliar data SIMCard. Pokoknya, Bjorka membuat kehebohan besar. Dia juga membongkar siapa yang membunuh pegiat HAM, Munir Said Thalib. Dia akan membongkar lagi data siapa pun yang dia anggap perlu dibeberkan. Bjorka mengatakan bahwa penguasa Indonesia tak akan bisa menemukan dirinya. Tak pelak lagi, ‘hacker’ yang mengaku bermukim di Polandia ini menyita perhatian media massa dan publik. Harus diakui, peretasan oleh Bjorka memang menyenangkan. Sebab, yang dia bongkar sejauh ini adalah data orang-orang penting yang berkuasa sewenang-wenang.   Bjorka se...

Survei dan Besarnya Militansi Pendukung Anies

Gambar
Broniesupdate, Jakarta --- Siapa yang tidak kenal dengan Indonesia Lawyers Club (ILC), program acara talkshow politik yang di bawakan oleh Karni Ilyas yang selalu mengangkat isu-isu politik yang sedang ramai diperbincangkan. Kemarin sejak hari Sabtu 17 September pukul 09.00 sampai dengan Senin 19 September 2022 pukul 09.00, ILC membuat polling melalui media sosial Twitter resmi mereka. Melalui akun @YoutubeILC, mereka memberikan tiga nama calon dalam polling tersebut. Mulai dari Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Hasil dari poling selama dua hari itu dengan jumlah responden sebanyak 56,269 menunjukan perolehan hasil suara dari ketiga kandidat calon dengan angka persentase mutlak, 77 persen voters memilih Anies Baswedan, disusul Ganjar Pranowo sebesar 14 persen, kemudian Prabowo Subianto sebesar 9 persen.   SC Poling Twitter ILC   Seakan tidak percaya dengan hasil poling twitter ILC y...

GUE SHARE ANIES SETIAP HARI

Gambar
Oleh : Alex Wibisono (Kolumnis) Gue tahu, Anies diserang kanan kiri. Semua jalur dipakai buat serang Anies. Secara sistemik dijegal. Tujuannya agar Anies gagal nyapres. Entah sudah berapa ratus miliar dana digelontorkan untuk hadang Anies nyapes.   Harus dilawan. Gue ikut ngelawan. Gue ajak lu bareng-bareng ngelawan. Sama-sama kite selamatkan Anies dari serbuan para buzzer. Dari fitnah para buzzer. Dari framming negatif para buzzer. Caranya mudah. Share terus prestasi Anies. Share kebaikan Anies. Share hal-hal positif tentang Anies. Setiap hari gue share tentang Anies. Di semua group WA, bisa 5-10 berita Anies gue share setiap hari. Kadang ada yang myinyir. Bilangnya: kok politik mulu. Kok Anies mulu. Gak peduli. Gue kasih tahu lu, Indonesia merdeka itu keputusan politik. Kalau gak ada keputusan politik, Indonesia kagak bakal merdeka. Harga BBM itu kebijakan politik. Naik atau turun itu keputusan politik. Mengentaskan kemiskinan, mengurangi pengangguran dan sedikit banyakn...

ANIES PRESIDEN “DE FACTO”

Gambar
Oleh: Yusuf Blegur (Ketua umum BroNies) Saat Anies begitu didukung dan dicintai sebagian besar rakyat Indonesia, namun tak disukai bahkan dibenci oleh oligarki dari korporasi dan partai politik. Maka tunggu saja, kehadiran pemimpin "de facto" yang mengemban aspirasi dan kehendak rakyat dari demokrasi yang sehat?. Ataukah pemimpin "de jure" tanpa mandat rakyat dari demokrasi yang sakit?.   Mungkin terlalu dini dan mustahil menyebut seorang Anies Baswedan menjadi presiden "de facto" di saat sekarang ini. Ada tiga faktor yang menegaskan premis itu menjadi sekedar angan-angan dan dianggap uthopis. Pertama, karena pilpres baru akan digelar pada tahun 2024. Kedua, karena pada 16 Oktober 2022 Anies baru akan mengakhiri masa jabatannya sebagai gubernur Jakarta. Ketiga, rasanya seakan kurang pas membicarakan hal tersebut di saat negara sedang kacau balau alias berantakan. Namun apakah semua yang terjadi pada NKRI, harus selalu mengikuti keinginan dari pikir...

Korannya Beredar di Masjid, Pemred KBA Newspaper Buka Suara

Gambar
Broniesupdate, Jakarta --- Jagat media diramaikan oleh beredarnya Koran yang menginformasikan tentang kepemimpinan dan prestasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan pergerakan dari relawan-relawan pendukungnya di daerah-daerah beredar di Masjid Al-Amin ba’da sholat Jumat. Dilansir dari detikJatim, Selasa (20/09/2022), Koran bernama KBAnewspaper yang berisikan 12 halaman edisi 28 Februari 2022 dengan menggunakan foto Anies Baswedan dengan headline “MENGAPA HARUS ANIES?”. Wali Kota Malang Sutiaji mengaku geram dengan beredarnya Koran KBA newspaper, bahkan dia akan mengeluarkan edaran untuk Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Malang agar kejadian serupa tidak terulang dikemudian hari. "Jangan membawa dan menarik-narik urusan berbau politik ke tempat ibadah. Walaupun domainnya itu domainnya ibadah masing-masing," kata Sutiaji. Menanggapi berita ini Pemred (Pemimpin redaksi) KBA Newspaper, Haz Pohan memberikan keterangan bahwa ia tidak mengetahui perihal beredarnya koran KBA New...

•SEBURUK BURUKNYA SAMPAH DEMOKRASI ADALAH BUZZER 🗑•

Gambar
Oleh :  Adhie M Massardi (Aktifis Komite Bangkit Indonesia) Buzzer, tukang sebar fitnah dan kebencian, ternyata tumbuh subur di Indonesia. Lebih miris, setelah diteliti, ternyata, mereka menjadi jurkam kampanye penguasa untuk menggebuk lawan politiknya. Hasil riset dua orang (Samantha Bradshaw dan Philip N Howard) peneliti dari Universitas Oxford, Inggris cukup mencengangkan. Riset berjudul The Global Disinformation Order: 2019 Global Information of Organized Social Media Manipulation itu menguak 70 negara termasuk Indonesia, terbukti menggunakan buzzer untuk menekan kelompok oposisi dan memecah belah rakyat. H Abdul Rozaq, dzurriyah muassis NU almaghfurlah KH Wahab Chasbullah, mengaku prihatin, karena korban buzzer bukan hanya kalangan awam. Sekarang ini tidak sedikit kiai yang ‘terkapar’ pemahamannya gara-gara buzzer. Tanda-tandanya, fanatisme mereka berlebihan terhadap berbagai hal yang berbau politik. Mereka terpapar virus radikal yang dibuat para buzzer. “Kiai yang tid...