Survei Poltracking : Anies Penguasa Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat



Broniesupdate, Jakarta --- Poltracking Indonesia merelease data terbarunya yang dilakukan pada 26 November sampai 2 Desember 2022.Jumlah responden yang diambil mencapai 1000 orang untuk masing-masing wilayah di seluruh pulau Jawa.

Di Provinsi Banten, elektabilitas Anies unggul jauh dibandingkan Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo berdasarkan simulasi tiga nama. Calon Presiden dari Partai NasDem itu mendapat dukungan mencapai 47,6%.

"(Anies) menguasai Banten," kata Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda melalui rilis yang disampaikan melalui virtual, Kamis (15/12).  Sedangkan dukungan terbesar kedua diperoleh Prabowo. Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra itu mendapat dukungan 28,5% di Tanah Jawara itu. Sedangkan Ganjar hanya mendapatkan 16,1%. Sebanyak 7,8% responden memilih untuk tidak menjawab atau tidak tahu.

Jakarta sebagai episentrum politik yang berdampak luas terhadap politik Nasional. Jakarta sebagai Ibu kota Negara kerap kali dijuluki sebagai miniatur Indonesia. Jakarta menjadi magnet elektoral yang tidak dapat dipandang sebelah mata dimana panggung kepemimpinan di Jakarta menjadi sorotan nasional. 

Di DKI Jakarta elektabilitas Anies juga unggul bila dibandingkan dengan Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto masih berdasarkan simulasi tiga nama. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mendapatkan dukungan masyarakat DKI Jakarta sebesar 49.6% diikuti oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo 27,5% dan Prabowo Subianto hanya 15,7%. Sedangkan responden yang tidak menjawab atau tidak tahu sebesar 7,2 %.

Besarnya elektabilitas Anies di DKI Jakarta karena selama masa kepemimpinannya pada periode 2017-2022, tingkat kepuasan public terhadap kinerja Gubernur Anies Baswedan sebesar 73,2% (gabungan sangat puas dan cukup puas), sedangkan warga Jakarta yang menyampaikan tidak puas sebanya 14,4% (gabungan kurang puas dan sangat tidak puas).

Dukungan terhadap Anies juga tinggi di Jabar. Namun, elektabilitas Anies dan Prabowo tak terpaut jauh di Negeri Pasundan tersebut. Elektabilitas Anies sebesar 36,3%. Sedangkan Prabowo 30,8%.

Sedangkan Ganjar hanya mendapat 18,7% di Jabar. Sebanyak 14,2% responden memilih untuk tidak menjawab atau tidak tahu.

Lantas bagaimana dengan wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Jawa tengah adalah salah satu provinsi yang memiliki daya Tarik politik pada setiap penyelenggaraan pemilu. Secara kualitatif, jumlah pemilihnya hampir mencapai 30 Juta atau sekitar 14 persen dari total DPT seluruh Indonesia. Jawa Tengah menduduki peringkat ke tiga DPT terbesar di Indonesia.

Untuk Jawa Tengah, elektabilitas Ganjar Pranowo Unggul sangat jauh dari pesaingnya Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dalam simulasi tiha calon presiden. Ganjar mendapatkan dukungan masyarakat Jawa Tengah sebesar 71,4 %, diikuti oleh Prabowo 10,8% dan Anies Baswedan 9,0%.

Kokohnya Ganjar di Jateng karena solidnya dukungan masyarakat terhadap PDIP, dimana partai yang diketuai oleh Megawati itu meraup simpatik publik sebesar 43,1% dan menduduki urutan pertama. Partai NasDem yang notabene sebagai pengusung Anies hanya mendapat simpatik publik sebesar 2,4% dan menduduki urutan ke delapan tepat dibawah PKS dan Partai Demokrat.

Unggulnya Ganjar Pranowo juga terjadi di Jawa Timur tetapi dengan peosentase yang tidak terlalu signifikan bila dibandingkan dengan Jawa Tengah. Elektabilitas Ganjar di Jatim sebesar 36,1% diikuti oleh Prabowo sebesar 25,5% dan Anies Baswedan sebesar 19,6% dan jumlah responden yang tidak menjawab atau tidak tahu cukup tinggi yaitu mencapai 18,8%.

Berdasarkan data dari Poltracking Indonesia diatas tentunya menjadi tantangan besar untuk Partai Politik dan simpul-simpul relawan pendukung Anies Baswedan untuk memperluas jangkauan dan melakukan upaya ekspansi dukungan lebih masif ke wilayah-wilayah yang dimana elektabilitas Anies masih rendah bila dibandingkan dengan kompetitornya.  Kordinasi antara Partai Politik dan Simpul-simpul relawan sepertinya perlu dibangun lebih intensif lagi agar mendapatkan simpatik public dari wilayah-wilayah tersebut. Red

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Anies dan Demokrasi Bau Amis

Mengetuk Pintu Langit

Sunny dan Surya Tjandra, Dua Kader PSI Yang Mendukung Anies Baswedan