Elektabilitas Anies Menggerus Prabowo di Jawa Barat dan Banten, “Anies Effect” Mulai Meluas
Broniesupdate, Jakarta --- Elektabilitas calon presiden yang diusung partai NasDem Anies Baswedan naik signifikan di tiga provinsi pulau jawa yaitu Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat. Hal ini ditunjukan dalam survei terbaru lembaga survei Poltracking Indonesia. Survei tersebut bertajuk Jawa Penentu Kemenangan (membedah kekuatan politik electoral Capres, Cawapres & Partai Politik di Pulau Jawa).
Hampir
separuh responden yang berdomisoli di Jakarta dan Banten cenderung memilih
Anies Baswedan sedangkan di Jawa Barat persentase pendukung Anies mengungguli
kedua pesaingnya dengan angka dukungan mencapai angka 36%.
Menurut
Direktur Poltracking Indonesia Hanta Yuda, peningkatan elektabilitas itu
terjadi karena ada migrasi para pendukung Prabowo pada pilpres 2019 ke kubu
Anies.
“Kenapa
besar? Anies Baswedan memang basisnya itu menggerus basis utama atau
kantong-kantong Prabowo. Itu sekarang menjadi basis Anies Baswedan,” Kata Hanta
dikutip Suara.com (16/12/2022).
Sejenak
kita flash Back pada pilpres 2019,
hasil rekapitulasi perolehan suara di provinsi Banten menunjukan perolehan
suara dari Prabowo-Sandiaga sangat dominan di Banten dimana keduanya mendapat 4
juta lebih suara, sedangkan Jokowi-Ma’ruf hanya memperoleh 2 Juta lebih suara.
Hal serupa juga terjadi di provinsi Jawa Barat, dimana pasangan dengan nomor
urut 02 itu dinyatakan menang dalam rekapitulasi suara tingkat nasional yang
dilakukan di Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.
Dalam
Rapat tersebut, KPU menyatakan pasangan Prabowo-Sandi meraih 16 juta suara atau
59,93 persen, sedangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf memperoleh 10 juta suara atau
40,07 persen. Tidak dapat dipungkiri bahwa Jawa Barat memang menjadi basis masa
terbesar Prabowo, pada Pilpres 2014 pasangan Prabowo-Hatta juga menang dengan
jumlah persentase yang hampir sama dengan persentase Pilpres 2019 yaitu 59,78
persen suara atas pasangan Jokowi-JK yang hanya mampu meraup 40,22 persen suara.
Ketua
umum BroNies dan pengamat politik Yusuf Blegur menjelaskan alasan mengapa suara
Prabowo di Banten dan Jawa Barat beralih ke Anies. Dilihat dari sisi Geografis,
kedua wilayah itu memang dekat dengan DKI Jakarta selain itu karena
pertimbangan tingkat kepuasan publik pada masa kepemimpinan Anies Baswedan.
“Wilayah
itu kan memang tetangga Jakarta yang paling tahu dan sedikit banyaknya
merasakan kepemimpinan Pak Anies sewaktu memimpin Jakarta kan, kita bisa lihat
dari tingginya kepuasan publik terhadap etos kerja Pak Anies. Jadi wajar
apabila pendukung pak Prabowo pindah ke Anies.” Kata Yusus Blegur, melalui
sambungan telepon (20/12/2022).
Yusuf
Blegur berpendapat, selama satu periode, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
dan wakil Gubernur Ahmad Riza Patria dinilai berhasil merubah wajah Jakarta menjadi
lebih baik dengan kebijakan-kebijakan yang dilahirkan. Pada akhir masa
kepemimpinannya warga Jakarta menghadiahi 83,5 persen tingkat kepuasan kepada
Anies dan Riza (temuan Survei Populi Center), sehingga memberikan pengaruh
pemilih di Banten dan Jawa Barat.
“Selama
lima tahun Pak Anies dan Pak Riza jelas-jelas merubah Jakarta dengan kebijakannya.
Maka tidak aneh kalau pengaruhnya terbawa sampai ke Banten dan Jawa Barat,”
sambung Yusuf.
Yusuf
Blegur juga memprediksi suara Anies akan terus berkembang ke wilayah-wilayah
lain di seluruh Indonesia karena dukungan ribuan simpul relawan dan partai
politik.
“Perlahan
tapi pasti elektabilitas Anies akan terbentuk dan meningkat di seluruh
Indonesia. Banten dan Jawa Barat yang mengawali. Kami lihat mulai menjamur
simpul-simpul relawan pendukung Anies di daerah dan pencapaian Anies di Jakarta
akan terus terbawa. Kami menyebut ini Anies Effect,” Pungkas Yusuf Blegur. Red

Komentar
Posting Komentar