Anies Sebagai Pemimpin Otentik
Hanya kemampuan menderita yang bisa menjadikan seseorang memiliki kekuatan. Begitupun kehadiran seorang pemimpin, menjadi pilihan untuk bisa menyusuri jalan penderitaan. Tak ada kebahagiaan bagi seorang pemimpin, kecuali rakyat yang lebih dulu merasakannya. Tak ada penderitaan bagi rakyat, selain pemimpin yang mengambil tanggungjawabnya.
Dengan
kepemimpinan bergaya teknokrasi, Ada beberapa poin penting yang membuat Anies
menjadi pemimpin berkarakter yang dibutuhkan zaman. Selain memiliki integritas
dan berkarakter humanis, Anies mampu berinteraksi dengan kompleksitas dinamika
kehidupan rakyat. Tak hanya kerja keras dan kerja cerdas guna memulung prestasi
dan penghargaan, Anies juga terbiasa dan
intim dengan pelbagai problematika kebangsaan seperti tuntutan
demokrasi, gejolak dan krisis ekonomi
akibat pandemi, penegakan hukum dan perspektif perilaku politik kekuasaan. Cara
Anies yang elegan membuktikan dirinya sebagai pemimpin yang visioner sekaligus
mampu menghadapi tantangan modernitas. Termasuk gaya hidup postmo, kehadiran
buzzer dan influencer dalam politik sebagai sisi gelap kemajuaan teknologi
informasi serta pluralitas mainset dan persepsi politik rakyat.
Namun
dari semua gejala kehidupan sosial itu, ada yang krusial terkait nilai, tradisi
dan orientasi terhadap faktor kepemimpinan dan proses perjalanan kebangsaan.
Tak sekedar geliat pembangunan, rakyat juga butuh ruang ekspresi, kreasi dan
aktualisasi diri. Kebebasan, persamaan
hak dan pengakuan eksistensi tak serta-merta bisa diabaikan betapapun narasi
kemakmuran dan keadilan memenuhi pikiran rakyat. Ada transisi dari keadaan
terbatas dan tak mencukupi dengan kemudahan dan berlimpahnya fasilitas.
Pembangunan tak harus melulu dengan fisik yang megah dan mewah serta mampu
memenuhi kebutuhan.
Dampak
pembangunan juga harus bisa menjadi bermakna, bernilai dan terpenting bermanfaat
jika rakyat bisa merasakannya di semua lapisan. Selain akses dari kue
pembangunan yang merata dan menyeluruh, rakyat juga sangat membutuhkan sentuhan
spiritual lebih dari sekedar meteriil. Tetap menjadi manusia religius di tengah
pesat dan gemerlapnya hedonisme hidup. Pembangunan manusia seutuhnya, yang
mengakomodasi kebutuhan lahiriah dan batiniah rakyat Indonesia. Anies tahu
betul paradigma dan prinsip-prinsip itu, sehinggga perjalanan kepemimpinannnya
tak pernah lepas dari panduan dan semangat yang demikian.
Berikut
beberapa catatan profil Anies yang mengokohkannya sebagai pemimpin yang relevan
dengan kebutuhan bangsa saat ini dan mendatang.
1. Anies memiliki rekam jejak yang
baik dan membanggakan bukan hanya dalam karir dan politik semata. Anies juga
lahir, tumbuh dan berkembang dari lingkungan yang menjunjung tinggi ilmu
pengetahuan dan kebudayaan. Kehidupannya sangat lekat dengan dunia pendidikan.
Menyelami karir sebagai pendidik dan pengajar dalam tradisi pengabdian yang
menjadi warisan keluarga. Semangat Anies terasa mendesak dan faktual di
butuhkan bangsa saat ini. Kehadiran Anies seakan memang sudah menjadi kehendak
sejarah dan takdir bagi Indonesia.
2. Anies merupakan figur pemimpin
yang kuat dalam konsep dan praksis. Menyandang profesi intelektual dan
akademisi, Anies juga presisi dalam ranah birokrasi. Kemampuannya meracik kota
Jakarta yang megah dan artistik tanpa meninggalkan sisi-sisi kemanusiaannya.
Memaparkan sentuhan teknologi yang beriringan dengan keberadaban serta menghadirkan
keharmonisan dan keselarasan kota dengan warganya. Itulah yang menjadi salah
satu dari beragam dan potensi keunggulan Anies. Kompetensi diri yang mumpuni
itu, membuat Anies layak memimpin NKRI.
3. Behavior politik yang mengusung
keilmuan dan kesolehan sosial menjadi faktor penting dan utama ketika Anies
menjejaki panggung kekuasaan. Betapa negara ini sangat membutuhkan keteladanan
pemimpin, Anies secara alami menjawab kebutuhan rakyat yang sedang dirundung
krisis kepemimpinan. Tidak hanya sekedar cerdas, santun dan berwibawa, Anies
juga menjadi pemimpin yang amanah dan memberi inspirasi kepada siapapun tentang
bagaimana arti peran kebaikan yang bisa memberi sebesar-besarnya manfaat kepada
kehidupan rakyat, negara dan bangsa.
Bagaimanapun
resiko seorang pemimpin itu, tak pernah lepas dari pro dan kontra. Disebut
pemimpin karena ada pengikut dan pendukungnya, adapula yang membenci dan bahkan memusuhinya. Anies telah melewati
proses dan membuktikannya, hanya kesanggupan melewati jalan terjal dan
kesulitan yang penuh penderitaan, maka akan lahir pemimpin sejati.
Kebijaksanaan menyerap isu, intrik dan
fitnah serta pelbagai upaya menjegal Anies sebagai calon presiden, menjadi signifikan membuat Anis sebagai pemimpin
simpatik yang mendapat dukungan rakyat.
Menebar
kebaikan untuk kepentingan rakyat dan
welas asih terhadap kejahatan yang menerpanya. Menegaskan Anies memimpin dengan
hati. Membuat Anies menjadi pemimpin yang otentik yang memiliki visi dan
komitmen serta ketulusan mewaqafkan dirinya demi kebesaran dan kemajuan
Indonesia.
Dari pinggiran catatan labirin kritis
dan relung kesadaran perlawanan.
Bekasi Kota Patriot.
13 Desember 2022/19 Jumadil Awal 1444
H.

Komentar
Posting Komentar