Tiga Parpol Pengusung Anies, Setuju Lanjutkan Program Pemerintahan Jokowi
Broniesupdate, Jakarta --- Anies
Baswedan menegaskan dalam suatu pemerintahan baru selalu berkesinambungan dengan
kebijakan pemerintahan yang sebelumnya karena memang itu yang seharusnya dilaksanakan.
Tetapi meskipun demikian pemerintahan yang baru pasti melakukan perubahan atau
pembaharuan sesuai dengan kebijakan dari pemimpinnya dan itu adalah hal yang
wajar.
"Terkait
dengan pembangunan, pembangunan di Indonesia berjalan sudah amat panjang dan
berkesinambungan dari satu kepemimpinan kepemimpinan berikutnya," kata
Anies saat deklarasi capres NasDem di NasDem Tower, Jakarta, Senin (3/10/2022).
"Ada continuity dan
ada changes dan itu adalah nature-nya sebuah proses pembangunan yang
dilakukan oleh bangsa Indonesia," sambungnya.
Dia menegaskan, sudah diberi pesan oleh Ketua Umum NasDem
Surya Paloh, bahwa perlu ada pembangunan yang dilanjutkan tetapi dalam kelanjutan
itu tentunya ada perubahan.
Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya
Paloh menyatakan alasan partainya mengusung nama Anies Baswedan karena ia
dinilai orang yang paling tepat untuk melanjutkan pembangunan pemerintahan
Presiden Joko Widodo.
"NasDem memberikan keyakinan menempatkan capres
Anies Baswedan adalah dalam rangka melanjutkan upaya-upaya pembangunan yang
sedang berjalan, meberhasilan yang telah dicapai," jelas Surya kepada awak
media di Jakarta Convention Center, Jumat (11/11/2022).
Surya menepis isu yang berkembang belakangan ini
bahwa partainya berniat menjegal proyek-proyek pembangunan yang dilakukan oleh
Jokowi dengan menetapkan Anies sebagai capresnya untuk pilpres 2024 nanti.
"Jadi kalau ini diputar sedemikian rupa,
dinyatakan ada upaya sistemik untuk jegal jalannya pembangunan di bawah
kepemimpinan Jokowi, saya pikir yang paling siap hadapi kelompok itu adalah
NasDem," ujarnya.
Surya dengan tegas mengatakan pertimbangan partainya
mengusung Anies Baswedan karena banyak kesamaan sudut pandang ideologi politik yang
selaras dengan pemerintahan Jokowi.
Partai Demokrat mengaku tak ada yang salah jika
Anies Baswedan melanjutkan pembangunan yang tengah dijalankan oleh
pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini. Hal itu disampaikan
oleh deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani mengatakan
pihaknya menghormati pandangan ketua umum NasDem Surya Paloh. Bahkan dia setuju
dengan pernyataan tersebut.
“Apa yang disampaikan Pak Surya Paloh sudah tepat
dan memang seperti itulah sejatinya inti sari dari semangat perubahan dan
perbaikan,” ujar Kamhar dikutip dari kabar24bisnis.com, Sabtu (12/11/2022).
Dia menjelaskan, semangat perubahan dan perbaikan
yang belakangan digadang-gadang Demokrat memang berarti melanjutkan kebijakan
dan program yang sudah bagus dan memperbaiki program yang belum tepat.
Kamhar juga menjelaskan apa yang sedang dilakukan
oleh rezim saat ini dalam menjalankan pemerintahannya juga keberlanjutan dari
rezim-rezim sebelumnya dengan penyempurnaan di beberapa aspek.
“Ini sama halnya dengan pandangan seolah-olah segala
yang ada saat ini hasil kerja dari rezim ini saja dan mengesampingkan hasil dan
keberlanjutan dari rezim-rezim terdahulu. Itu keliru, tafsirnya tak seperti
itu,” jelasnya.
Demokrat adalah salah satu partai politik diluar
koalisi pemerintahan Jokowi dan Partai berlogo mercy ini sering kali
mengkritisi program dan kebijakan pemerintah pusat saat ini.
Senada dengan NasDem dan PD, Partai Keadilan
Sejahtera (PKS) melalui juru bicaranya Muhammad Kholid mengaku tidak
mempermasalahkan jika Anies Baswedan meneruskan program Presiden Jokowi kelak.
Dia mengatakan, pihaknya memang ingin ada perubahan
arah pemerintahan. Meski begitu, tak bisa dimungkiri bahwa harus ada kelanjutan
yang mesti diteruskan dari masa sebelumnya.
"Ada arah perubahan yg ingin dilakukan tetapi
juga ada arah keberlanjutan yang tetap diteruskan dari kepemimpinan
sebelumnya," jelas Kholid.
Dia pun sepakat jika memang Anies ingin menerus
sekaligus memperbaiki program pemerintah saat ini. Secara prinsip, lanjutnya,
itu adalah sikap seorang pemimpin.
"Sepakat dengan Pak Anies. Prinsip kepemimpinan
adalah change and continuity," jelas Kholid.
Kompaknya ketiga parpol pengusung Anies dalam
memetakan arah kebijakan pemerintahan selanjutnya yang berkembang dan
berkelanjutan (Change and Continuity),
seperti menjadi sinyal-sinyal poros koalisi dukungan terhadap Anies Baswedan akan
segera terbentuk. Tentunya jutaan pendukung Anies Baswedan dan ratusan simpul
relawan yang menjamur di daerah-daerah seluruh Indonesia menantikan
terbentuknya poros koalisi pengusung Anies untuk pilpres 2024 nanti. Red

Komentar
Posting Komentar