Simulasi Cawapres Anies Menjadi Solusi Terbentuknya Poros Koalisi


Broniesupdate, Jakarta --- Publik mempertanyakan perihal sulitnya partai-partai yang di gadang-gadang akan mendukung Anies pada pilpres 2024 untuk membuat poros koalisi, kabar miring berhembus bahwa Partai Demokrat dan PKS sama-sama mengincar kursi calon wakil presiden. PD tentu saja mengajukan ketua umum mereka Agus Harimurti Yudhoyono dan PKS menyodorkan Ahmad Heryawan, mantan Gubernur Jawa Barat.

Akibat dari sulit terbentuknya poros koalisi parpol pendukung Anies, mengakibatkan lahirkan Isu yang mengatakan ada tawaran pembiayaan Pemilu dan jatah kursi menteri yang ditawarkan kepada PD dan PKS bila mengurungkan niat mereka untuk bergabung bersama NasDem untuk membuat poros koalisi. Bila kondisi ini dibiarkan berlarut-larut tentunya akan merugikan banyak pihak yang menginginkan perubahan dan menguntungkan mereka yang memang berniat menjegalnya.

Koalisi Indonesia Bersatu juga masih cair dalam menentukan nama capres mereka. KIB kabarnya juga menimbang Anies menjadi jagoan mereka. Sebelumnya KIB disebut hendak memboyong Ganjar Pranowo, kader PDI Perjuangan. Namun belakangan KIB mengurungkan niatnya karena ganjar berkomitmen untuk tegak lurus kepada insruksi PDI Perjuangan.

 

Solusi Terbentuknya Koalisi

Juru Bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) M Kholid mengungkapkan koalisi Nasdem-Demokrat-PKS akan melakukan simulasi calon wakil presiden (cawapres) untuk mendampingi Anies Baswedan di Pilpres 2024. Simulasi cawapres itu akan melibatkan ketiga partai dan Anies sendiri.

"Sudah banyak hal yang disepakati. Mungkin nanti terkait simulasi cawapres kita akan lakukan kajian bersama 4 pihak (PKS, Nasdem, Demokrat, dan capres)," ujar Kholid dikutip dari nasional.kompas.com, Selasa (9/11/2022).

M Kholid memaparkan ia perwakilan dari PKS sedang membahas mekanisme terbaik yang dapat diterima oleh ketiga partai pendukung.

"Misal PKS ajukan Ahmad Heryawan, Demokrat ajukan AHY, Nasdem mungkin juga punya nama-nama. Dari situ nanti kita bahas bersama secara musyawarah mufakat di tim kecil dengan mekanisme yang nantinya disepakati," tuturnya.

Ditanya soal kapan waktunya simulasi capres dilakukan M Kholid belum bisa memberikan kepastian tapi pembahasan dari point-point yang menjadi tugas tim kecil akan selesai tahun ini.

"Harapannya sih proses pembahasan di tim kecil tuntas akhir tahun ini," imbuh Kholid. Red


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Anies dan Demokrasi Bau Amis

Mengetuk Pintu Langit

Sunny dan Surya Tjandra, Dua Kader PSI Yang Mendukung Anies Baswedan