Anies Singgung Soal Budaya Kepemimpinan Masa Lalu di Acara Transformasi Jakarta


Broniesupdate, Jakarta --- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Pemprov DKI Jakarta menggelar acara yang bertajuk TRANSFORMASI JAKARTA (Yayasan Narasi dan Karya) yang digelar di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki  Jakarta Selatan (08/10/2022).

Acara yang diadakan menjelang purna tugas Anies sebagai gubernur tersebut menjadi rapor perjalanan selama satu periode kepemimpinannya di Jakarta. Antusiasme pendukung Anies sudah terlihat bahkan sebelum acara berlangsung dimana ratusan dari mereka tidak bisa memasuki acara yang dibilang terbatas itu.

Acara dibuka dengan video teaser serba-serbi kemajuan Jakarta, sebagai Kota kolaborasi yang mengedepankan gagasan, Narasi dan Karya dengan tujuan Jakarta sebagai Kota Global.

Pantauan tim redaksi broniesupdate.news dilapangan, Anies Baswedan naik kepanggung pada pukul 14.15. Dalam sambutannya Anies menceritakan segudang warisan masalah yang mengawali kerjanya sebagai gubernur pada 2017 silam.

“Ketika kita mulai bertugas di Jakarta kita dihadapi dengan banyak sekali tantangan, tantangan tersebut bukanlah tantangan baru tetapi tantangan lintas waktu seperti kemacetan, ketimpangan sosial, banjir, polusi dan masalah lingkungan hidup yang luar biasa.” Katanya.

Anies mengungkapkan dalam menghadapi problematik Jakarta tidak bisa tebang pilih dan masalah itu bukan hanya yang terlihat oleh mata saja, tetapi masalah yang membelit warga Jakarta juga harus dicari solusinya oleh pemerintah.

“Kita ketika bertugas di Jakarta tidak bisa hanya mengambil masalah-masalah yang ramai dibicarakan publik tetapi semua permasalahan yang tidak terlihat seperti biaya hidup, pendidikan, kesehatan dan lapangan pekerjaanpun harus diselesaikan.” Ungkap Anies.

Untuk masalah kemacetan Anies menyinggung kebiasaan pemerintahan-pemerintah DKI Jakarta sebelumnya yang menggunakan pendekatan kendaraan bermotor dalam proses pembangunan Jakarta, tetapi menghiraukan akses-akses yang mendasari kebutuhan bagi warganya seperti kebutuhan akan air bersih dan transportasi.

“Jakarta dibangun dengan pendekatan car oriented development dan ini sudah belangsung berdekade-dekade lalu. Pembangunan ekonomi tanpa memikirkan pembangunan ekologi sehingga terjadi mismanagement dan tidak menyediakan akses terhadap layanan dasar seperti air, akses transportasi dan komunikasi. Atas dasar ini kami menyadari tidak akan mudah untuk menangani masalah di Jakarta” Sambung mantan menteri pendidikan itu.

Selama masa kepemimpinannya sebagai gubernur, Anies bersama jajarannya telah banyak melakukan perubahan dalam penataan lingkungan hidup dan trasnportasi. Dalam bidang penataan lingkungan hidup Anies merubah kampung-kampung padat penduduk dan mengalami penggusuran menjadi kampung susun dengan bangunan vertikal, dimana konsep kampung ini menurutnya evektif dalam menangulangi permasalahan kepadatan penduduk yang terus bertambah sehingga yang tadinya under investment menjadi rapid investment.

Untuk masalah transportasi, Anies menekankan sistem transportasi terintegrasi. Yaitu transportasi yang mendukung seluruh kegiatan perekonomian warga Jakarta dengan moda-moda transportasi yang ada dengan biaya yang tidak memberatkan masyarakat. Kebijakan ini yang mengantarkan Jakarta meraih penghargaan Sustainable Transport Award (STA) selama dua tahun berturut-turut adalah bukti pengakuan dunia terhadap komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam pembangunan sistem transportasi publik inklusif dan berkelanjutan.

Dihadiri AHY

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menghadiri acara Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait transformasi Jakarta 2017-2022. AHY mengaku berbisik ke Anies bahwa saatnya keberhasilan di Jakarta juga untuk Indonesia.

AHY memuji seluruh gagasan yang telah dipaparkan Anies dalam acara itu. Dia melihat langkah Anies menjadikan Jakarta sebagai kota yang lebih maju telah terwujud.

"Saya juga selalu mendoakan semoga sukses dan tadi kita semua mengapresiasi segala gagasan yang kemudian terjemahan menjadi narasi besar lalu diwujudkan menjadi karya yang membawa berbagai kemajuan," jelas AHY.

"Sesuai dengan tagline dan semangat yang Mas Anies sampaikan selama ini maju kotanya, sejahtera atau bahagian warganya," sambungnya.

Lebih lanjut AHY mengucapkan selamat kepada Anies yang telah menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta selama lima tahun ini. AHY berharap apa yang dikerjakan Anies dapat dirasakan seluruh masyarakat Indonesia.

"Saya menitipkan pesan, mengucapkan selamat atas lima tahun bekerja, pagi, siang, malam, sepenuhnya hati, sekuat tenaga untuk masyarakat Jakarta yang lebih baik," ucap AHY.

Diakhir acara TRANSFORMASI JAKARTA terdengar gemuruh teriakan Anies Presiden dan AHY Wakil Presiden yang diteriakan oleh tamu undangan dan para pendukung Anies yang sudah menunggu di luar gedung Graha Bhakti Budaya Taman Ismail Marzuki. Red  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Anies dan Demokrasi Bau Amis

Mengetuk Pintu Langit

Sunny dan Surya Tjandra, Dua Kader PSI Yang Mendukung Anies Baswedan