BBM Naik, Anies Kucurkan Rp 62 Miliar Untuk Transportasi Umum. Pengamat: Last Minute Masih Memikirkan Warganya
Broniesupdate, Jakarta --- Diakhir-akhir masa jabatannya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan jajaran pemprov DKI Jakarta mengantisipasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) karena pengurangan subsidi oleh pemerintah pusat. Anies Baswedan bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) mengeluarkan rekomendasi untuk mengantisipasi kenaikan harga BBM terhadap inflasi dan upaya pengendaliannya. Anies menjelaskan bahwa gejolak ekonomi dunia telah berdampak kepada Indonesia yang mengakibatkan adanya kebijakan penyesuaian harga BBM.
“Ketika itu, pemerintah
mencoba menahan gejolak tersebut. Tekanannya makin besar dan tak ada pilihan
kecuali melakukan penyesuaian harga salah satunya BBM,” Keterangan Anies.
Dalam rapat bersama TPID, telah dikeluarkan rekomendasi yang salah satunya adalah menjaga tarif
transportasi umum yang dikelola Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar tidak
mengalami kenaikan.
Anies mengatakan bahwa
pihaknya akan mengucurkan Rp 62,1 miliar sebagai tambahan public service
obligation untuk TransJakarta dan Rp 4,25 miliar untuk angkutan laut. Sehingga
warga Jakarta dan sekitarnya tidak perlu menanggung beban dari kenaikan harga
BBM jika menggunakan transportasi umum.
“Jadi, publik yang naik
bus TransJakarta tak perlu merasakan kenaikan harga tarif angkutan umum karena
itu amat dibutuhkan. Ini segera dieksekusi dengan Rp 62,1 miliar untuk
TransJakarta dan Rp 4,2 miliar untuk angkutan umum laut,” kata Anies.
Hal ini tentu diapresiasi
oleh pengamat politik dan Ketua Umum BroNies, Yusuf Blegur dalam wawancara
melalui sambungan telepon. Ia mengatakan apa yang dilakukan oleh Gubernur DKI
Jakarta di akhir masa jabatannya beserta TPID dalam untuk memberikan keringanan
kepada para pengguna transportasi umum di Jakarta agar tidak terdampak kenaikan
harga BBM perlu diapresiasi.
Ia juga menambahkan
rekomendasi yang dikeluarkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beserta
TPID adalah salah satu perwujudan dari janji kampanye Anies pada 2017 lalu.
“Karena sesuai dengan
janji beliau kan pada 2017 lalu dalam membantu kesejahteraan warga Jakarta”
sambung Yusuf Blegur.
Anies berharap dengan
kebijakan yang dikeluarkan nya dapat menciptakan keadaan yang stabil untuk para
pengguna transportasi publik dan menumbuhkan minat para pengguna kendaraan
pribadi untuk beralih ke transportasi umum.
“Kira-kira dengan cara
seperti itu, masyarakat yang menggunakan kendaraan umum merasakan stabilitas
dan yang kedua, yang menggunakan kendaraan pribadi, ayo pindah ke kendaraan
umum,” pungkas Anies.
Tarif Integrasi MRT-LRT-TransJakarta 10 Ribu
Sebelumnya Anies Juga
meresmikan besaran maksimal tariff intergrasi transpoertasi
MRT-LRT-TransJakarta sebesar Rp. 10 Ribu yang sudah aktif per tanggal 11
Agustus 2022. Tiket tarif integrasi bisa
didapatkan melalui aplikasi JakLingko. Adapun, tarif integrasi berlaku apabila
penumpang menggunakan lebih dari satu jenis angkutan umum massal antara MRT
Jakarta, LRT Jakarta maupun TransJakarta. Red


Komentar
Posting Komentar