Meningkatkan Mutu Pelayanan Publik di Jakarta, Anies Gandeng Konsultan Internasional

 


Broniesupdate, Jakarta --- Untuk meningkatkan mutu pelayanan publik di DKI Jakarta, gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menggandeng perusahaan konsultan internasional PricewaterhouseCoopers (PWC) Consulting yang sudah berpengalaman dan beroperasi diberbagai negara untuk pelaksanaan pemerintahan berbasis elektronik dan digital.

Kerja sama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan PWC ini diawali dengan ditandatangani nota kesepahaman atau MoU di Balai Kota Jakarta, Senin, 8 Agustus 2022.   

Anies mengatakan bahwa digitalisasi pelayanan publik perlu dibenahi untuk mengatasi persoalan birokrasi di Jakarta sehingga dapat memberikan kemudahan warga Jakarta bila mereka ingin mengurus sesuatu

"Banyak urusan yang dikerjakan di Jakarta yang bila diproses menggunakan otomatisasi atau digital akan memiliki potensi lebih efektif dan efisien," kata Gubernur DKI Anies Baswedan.  

Anies menilai PricewaterhouseCoopers (PWC) memiliki pengalaman dan praktik terbaik yang beroperasi di berbagai negara. Adapun ruang lingkup kerja sama ini meliputi asistensi tata kelola sistem pemerintahan berbasis elektronik di Provinsi DKI Jakarta. Kemudian, pendampingan manajemen sistem pemerintahan berbasis elektronik di Provinsi DKI Jakarta, asistensi percepatan penyelenggaraan sistem pemerintahan berbasis elektronik.

Kerja sama ini juga mencakup pemantauan dan evaluasi penyelenggaraan sistem pemerintahan berbasis elektronik di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Adapun kesepakatan yang ditandatangani itu berlaku selama empat tahun dan akan dilanjutkan dengan perjanjian kerja sama.

Anies berkata Jakarta sebagai kota pertama dan sekaligus dijadikan percontohan untuk menggunakan sistem digitalisasi dalam pelayanan publiknya, dan apabila sistem ini berhasil diterapkan di Jakarta Anies berharap kota-kota lain di Indonesia dapat juga menerapkan hal yang sama.

"Apalagi dari segi kompleksitas kami paling banyak dan apabila kami bisa berjalan sistemnya, maka ke depan kota-kota lain akan lebih mudah mengadopsinya," ucapnya.

Anies Baswedan berharap kehadiran pihak swasta akan mempercepat transformasi digital pelayanan publik sehingga segala sesuatu dikerjakan dengan cepat dan berdampak pada kemajuan kota Jakarta dan peningkatan pelayanan kepada warga.

"Sehingga kami bisa memajukan kota lebih baik dan cepat, mulai dari internal sampai pelayanan kepada publik," ucapnya. 

Sekilas tentang PricewaterhouseCoopers (PwC) adalah jaringan jasa profesional terbesar di dunia  dan dianggap sebagai salah satu dari empat firma akuntansi terbesar di dunia, bersama DeloitteEY, dan KPMG.

PwC beroperasi di 742 lokasi yang tersebar di 157 negara, dengan 276.000 pegawai. Hingga tahun 2019, sebanyak 26% pegawai PwC bekerja di Amerika, 26% bekerja di Asia, 32% bekerja di Eropa Barat, dan 5% bekerja di Timur Tengah dan Afrika. 

PricewaterhouseCoopers dibentuk pada tahun 1998 melalui penggabungan dua firma akuntansi, yakni Coopers & Lybrand dan Price Waterhouse. Kedua firma tersebut memulai sejarahnya pada abad ke-19. Pada bulan September 2010.

PricewaterhouseCoopers International Limited, yang berkantor pusat di London, Inggris, bertindak sebagai koordinator dari jaringan global PwC. Perusahaan tersebut mengembangkan kebijakan dan inisiatif untuk menciptakan pendekatan yang serupa dan terkoordinasi di sejumlah bidang, seperti risiko, kualitas, dan strategi.

Hingga 2020, PwC adalah perusahaan swasta terbesar kelima di Amerika Serikat.Red

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Anies dan Demokrasi Bau Amis

Mengetuk Pintu Langit

Sunny dan Surya Tjandra, Dua Kader PSI Yang Mendukung Anies Baswedan