KETIKA BANGSA INI TELANJANG




Oleh: Yusuf Blegur (Ketua Umum BroNies, Relawan Bro - Anies)


Ketika Pancasila tak lagi hidup dalam jiwa dan sanubari rakyat.

Ketika UUD 1945 tak lagi menjadi acuan dan melindungi kehidupan rakyat.

Ketika NKRI meminggirkan agama dan tanpa sesungguhnya berketuhanan,  tak lagi menjadi rumah yang nyaman bagi rakyat.

Ketika seperti orang asing di negeri sendiri, itu yang terjadi pada rakyat.


Ketika kekayaan alam dikeruk untuk kepentingan asing dan segelintir orang.

Ketika utang negara hanya dinikmati para broker proyek segelintir orang.

Ketika korupsi dan perampokan merajalela dilakukan oleh segelintir  orang.

Ketika kejahatan yang menganiaya dan menghilangkan nyawa terbuka dipertontonkan segelintir orang.


Ketika politik tak ada lagi ruang debat, semua yang berbeda disikat.

Ketika ekonomi dikelola secara gegabah  dan menyebabkan kehidupan yang mudharat.

Ketika hukum menempatkan pejabat beserta kroninya menjadi bermartabat meski penuh maksiat, dan menjadikan orang kecil sekarat.

Ketika keamanan  minggat dan tak lagi bersahabat, menimbulkan konflik dan kebiadaban  hebat.


Ketika itupula kehidupan di negeri ini jauh dari kasih sayang.

Ketika itupula semua anak bangsa merasa terbuang dan meradang.

Ketika itu pula kemerdekaan dan kedaulatan republik hanya sekedar bayang-bayang.

Ketika itupula kejahatan yang masif dan sistemik di saksikan semua orang secara telanjang, ya tanpa malu dan kehormatan ketika bangsa ini sebulat-bulatnya telanjang.



Munjul-Cibubur, 18 Agustus 2022.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Anies dan Demokrasi Bau Amis

Mengetuk Pintu Langit

Sunny dan Surya Tjandra, Dua Kader PSI Yang Mendukung Anies Baswedan