Guntur Siregar : Dahsyatnya Magnet Politik Anies Pada Resepsi Pernikahan Mutiara dan Ali
Broniesupdate, Jakarta --- Sedari tanggal 29 sampai 31 Juli 2022 orang nomor satu di Jakarta Anies Baswedan menggelar acara pernikahan putri sulungnya Mutiara Annisa Baswedan dengan Ali Saleh Alhuraiby. Pernikahan yang digelar selama tiga hari itu banyak mencuri perhatian publik, bagaimana tidak sejumlah pimpinan Partai politik, Pejabat Pemerintah dan public figure tumpah ruah dalam acara tersebut.
Pengamat politik Guntur Siregar
mengatakan dahsyatnya magnet politik Anies dalam acara tersebut, dapat dilihat
dari banyaknya pemimpin Partai Politik dan pejabat pemerintah pusat dan daerah di
pernikahan anak Anies Baswedan, hal ini menandakan Gubernur DKI Jakarta itu
diterima oleh mayoritas elite politik nasional.
"Dasyat memang dapat
kita lihat pada acara kemarin (acara pernikahan putri sulung Anies) hampir semua
elite parpol datang, itu berarti Anies diperhitungkan dalam kancah pergaulan
politik Indonesia," kata Guntur sambil tertawa pada Senin (1/8/22).
Guntur mengatakan meskipun
sampai detik ini belum ada satupun Partai Politik yang menjadi perahu Anies
untuk Pilpres 2024 mendatang, tapi acara tersebut dapat mempererat tali
silatuahmi antara tokoh Partai Politik dan pemerintah yang sudah terjalin
selama ini.
“Sangat bagus untuk ajang silaturahmi
diantara pemimpin partai politik maupun pemerintah meskipun belum ada yang
berkomitmen untuk Anies” ungkapnya.
Mantan sekjend ProJo itu menambahkan ada
hal yang menarik perhatiannya pada acara tersebut, yaitu Ketum NasDem Surya
Paloh, Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Shohibul
Iman duduk satu meja. Tiga petinggi Parpol itu seperti ingin memanfaatkan momen
kali ini untuk menunjukan kebersamaan dan sekaligus menyampaikan pesan dukungan
mereka terhadap Anies menuju Pilpres 2024.
“Sudah sangat terlihat dukungan
Nasdem, Demokrat dan PKS, meskipun koalisinya belum resmi terbentuk tapi bila
dilihat dari gestur nya mereka kearah Anies” sambungnya pada saat ditanya
wartawan BroNies.
Tanpa kehadiran Megawati Soekarnoputri
Dalam acara pernikahan itu tidak
dihadiri oleh Megawati Soekarnoputri dan tanpa ada yang mewakili, hal ini
sangat disayangkan Guntur Siregar karena kehadiran Megawati dapat melunturkan
isu polarisasi yang belakangan ini mencuat.
“Bu Mega tidak hadir dalam acara kemarin
itu sebenarnya sangat disayangkan karena acaranya begitu akrab dan nuansa
silaturahminya sangat kental, bagus untuk menggambarkan kondisi politik Indonesia
tanpa polarisasi” tambahnya.
Menututnya semua harus berfikir
positif dan harus bisa menahan diri untuk menciptakan iklim politik Indonesia
yang kondusif sehingga semua Capres dapat bersaing dengan sehat untuk kemajuan
Indonesia.
“Kita berfikir positif saja, berharap
nanti 2024 semua akan baik-baik dan hasil terbaik untuk rakyat” pungkasnya.Red

Luar biasa mas bro
BalasHapus