Pengamat: Pengganti Anies Baswedan Harus Bernyali Besar Urusi Jakarta

 


Broniesupdate, Jakarta --- kota megapolitan yang berpenduduk hampir 11 juta jiwa yang menjejali 661,5 km2 wilayahnya. Bila dilihat dari kepadatan penduduknya Jakarta menempati urutan ke 37 didunia, ke 2 di Asia tenggara dan pertama di Indonesia. Sebagai ibukota Negara, Jakarta dilihat sebagai miniatur Indonesia mata Dunia tertuju pada Jakarta.

Tidak lama lagi Jakarta akan mengalami pergantian kepemimpinan, masa jabatan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan berakhir pada 16 Oktober 2022. Dalam hal ini Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian membeberkan kriteria dari pengganti Gubernur DKI JakartaAnies Baswedan.

Tito mengungkapkan kriteria yang harus dimiliki oleh Penjabat (Pj) yang menggantikan Anies adalah dari pejabat eselon I.

“Dia harus seorang pejabat pimpinan tinggi madya, jadi dia eselon satu,” ujarnya, Kamis (12/5/2022) seperti dikutip dari Kompas TV.

Hasil riset Forum Politik Indonesia (FPI) membeberkan beberapa figur dari kalangan birokrat dan DPRD DKI layak dikaji menjadi Penjabat (Pj) Gubernur DKI karena memiliki pengalaman di Jakarta. Dari unsur birokrat yakni Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono, Sekda DKI Marullah, dan Deputi IV Kantor Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Juri Ardiantoro.

Tamil Selvan selaku ketua Forum Politik Indonesia, menilai sosok pengganti Anies harus figur yang kuat. Artinya bukan hanya sekadar paham Ibu Kota, tapi juga sosok yang bernyali karena menurutnya Jakarta bukanlah untuk coba-coba apalagi yang baru belajar.

"Kalau cuma paham Jakarta saja banyak orang pintar. Jakarta butuh figur bernyali dan punya nyawa dua. Bernyali dan berani untuk bertindak tanpa pencitraan atau nonpopulis demi solusi terbaik mengatasi problem utama Jakarta," katanya saat dialog dengan wartawan di kawasan Senayan, Sabtu (30/7/2022)

Sosok bernyali dan punya nyawa dua, yang dimaksud Tamil, adalah mereka yang konsen menuntaskan banjir dan macet secara cepat dan berani serta siap berhadapan dengan semua hambatan seperti bully, demo, fitnah hingga kaum nyinyir.  Tamil menegaskan sebagai pengganti Anies lebih baik dari lingkungan birokrat atau DPRD karena akan memudahkan dalam menjalin komunikasi dan juga memiliki pengalaman tentang dinamika Jakarta.

"Persoalan Jakarta itukan hanya dua, macet dan banjir. Selebihnya hanya bunga dan kembang saja. Nama calon yang beredar saat ini layak dikaji sepak terjangnya, kalau ada orang dalam kenapa dari luar," ungkapnya.

"Tinggal mencari sosok yang bernyali dan orang yang siap kerja habis-habisan. Dan Pj Gubernur yang dibutuhkan adalah yang mampu menjalin komunikasi dan harmonisasi antara eksekutif legislatif," pungkasnya. Red




 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Anies dan Demokrasi Bau Amis

Mengetuk Pintu Langit

Sunny dan Surya Tjandra, Dua Kader PSI Yang Mendukung Anies Baswedan