Ungguli Prabowo dan Ganjar di Survey Polmatrix. Pengamat: Dukungan Anies Dari Pemilih Moderat Mulai Mengalir
Broniesupdate, Jakarta - Berdasarkan survey yang dilakukan oleh Polmatrix Indonesia yang dilakukan pada tanggal 16 - 21 Juni 2022 terhadap 2.000 responden yang mewakili 34 provinsi. Metode survei yang dilakukan adalah multistage random sampling (acak bertingkat) dengan margin of error survei sebesar 2,2 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Dalam survey ini Elektabilitas
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan lebih
unggul ketimbang Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Tengah
Ganjar Pranowo. Direktur Eksekutif Polmatrix Indonesia Dendik Rulianto
mengatakan, elektabilitas Anies naik berkat limpahan pemilih calon presiden
potensial yang bakal berlaga di Pilpres 2024.
"Berkat limpahan pemilih, elektabilitas Anies berhasil
mengungguli baik Prabowo maupun
Ganjar dalam bursa capres," ucap Dendik dalam keterangan yang diterima di
Jakarta, Ahad, 26 Juni 2022.
Berdasarkan hasil survei Polmatrix yang diterima di Jakarta,
Minggu, Anies Baswedan di posisi teratas dengan elektabilitas sebesar 20,8
persen, sedangkan Prabowo menyusul di posisi kedua dengan elektabilitas sebesar
19,3 persen, kemudian Ganjar Pranowo sebesar 18,8 persen.
Dukungan publik terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
untuk pencapresan mengalami peningkatan sepanjang paruh pertama 2022. Temuan
survei Polmatrix Indonesia menunjukkan Anies berhasil naik signifikan hingga dapat
mengungguli para pesaingnya dalam bursa calon presiden.
Jika dibandingkan dengan survei pada bulan Maret 2022,
nama-nama yang menguasai enam besar capres mengalami penurunan elektabilitas,
kecuali Anies.
Menurut Dendik, melejitnya nama Anies tidak lepas dari
dukungan yang diberikan sejumlah partai politik untuk mengusungnya sebagai
capres. Misalnya, gelaran Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai NasDem yang
memunculkan nama Anies di antara sejumlah nama yang diusulkan dari
daerah-daerah.
Partai-partai yang lain pun menunjukkan arah dukungan
terhadap Anies, seperti PKS, PPP, dan PAN. Menguatnya Anies juga membuka
kemungkinan terbentuknya poros koalisi yang diinisiasi NasDem, di luar poros
PDI Perjuangan maupun Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).
Ganjar Harus Berjuang
Dalam survei terbaru itu, Ganjar
Pranowo menempati urutan ketiga setelah Anies dan Prabowo.
Dendik memandang Ganjar masih harus
berjuang untuk bisa mendapatkan tiket capres dari internal PDI Perjuangan dan
cenderung mengalami stagnasi dalam setahun terakhir.
Hingga Rakernas kemarin, PDIP belum mengeluarkan nama calon
presiden mereka.
Berdasarkan hasil survey yang dilakukan Dendik menjelaskan bukan
hanya pemilih dari kalangan yang berideologi agama saja yang memilih Anies
tetapi juga mereka dari kalangan moderat juga memilih Anies dan ini menjadikan
Anies sebagai sosok pemimpin alternatif untuk pilpres 2024 nanti.
"Anies kini berkembang menjadi figur alternatif
kepemimpinan nasional dengan mengalirnya dukungan dari pemilih moderat,"
kata Dendik.
Sementara itu, dalam klaster di bawah tiga besar, terdapat
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (6,8 persen) dan Menteri Pariwisata dan
Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno (5,5 persen), disusul oleh Ketua Umum Partai
Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang relatif stabil (4,3 persen).
Nama-nama berikutnya dalam bursa capres adalah Menteri BUMN
Erick Thohir (4,1 persen), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (2,7
persen), dan Menteri Sosial RI Tri Rismaharini (2,4 persen).
Terdapat pula Ketua DPR RI Puan Maharani (1,8 persen),
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (1,3 persen), dan
Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa (1,2 persen).
Selain itu, ada Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum,
dan Keamanan Mahfud MD (1,1 persen) dan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan
Susi Pudjiastuti (1,0 persen). Nama-nama lainnya memiliki elektabilitas di
bawah 1 persen, sedangkan sisanya menyatakan tidak tahu/tidak jawab sebanyak
8,4 persen. Red
(https://nasional.tempo.co/read/1605937/survei-polmatrix-elektabilitas-anies-baswedan-ungguli-prabowo-dan-ganjar?page_num=2)

Komentar
Posting Komentar