Elektabilitas 0% Giring Diminta Stop Sindir Anies.

 


Broniesupdate, Jakarta --- Siapa yang tidak kenal dengan Giring Ganesha, ya ia dikenal dengan nama panggung Giring Nidji sewaktu menjadi vokalis group band nidji sebelum keluar pada 2019 lalu dan kemudian terjun ke dunia politik. Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin turut menanggapi temuan lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) terkait elektabilitas 42 tokoh untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

 Pada survei tersebut Ujang Komarudin lantas menyoroti elektabilitas Giring Ganesha yang hanya 0 persen alias tidak mendapat dukungan sama sekali.

Menurut Ujang, pernyataan-pernytaan Giring yang menuding dan menyudutkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan sebagai pembohong adalah tindakan percuma, dan lucunya hanya Anies yang dianggapnya seseorang yang pantas untuk di kritik. Sebab, elektabilitas Giring tidak terdongkrak sama sekali. Sehingga, kata Ujang, itu hanya sebatas ungkapan rasa iri Giring terhadap Anies, dan hanya mencari panggung politik semata.

Menurut Ujang Komarudin dengan cara mengkritik yang dia lakukan sekarang hanya akan mempersulitnya bila ingin menjadi presiden.

“Sudah pernah saya katakan bahwa Giring itu sulit untuk nyapres. Mungkin saja Giring iri pada Anies. Sehingga Giring tak rela dan tak mau Anies jadi (capres),” ujarnya pada wartawan Sabtu, 9 Oktober 2021.

Pengamat politik Universitas Al-Azhar Indonesia ini menilai, salah satu modal untuk bisa maju pada Pilpres 2024 adalah tingkat elektoral seorang yang ingin mencalonkan.

Meskipun dengan cacian dan kritikan yang dilemparnya, sayang, upaya itu masih sulit untuk mendongkrak elektabilitas, meski seringkali menuding Anies Baswedan pembohong dan lebih baik giring menghentikan ulahnya karena terbukti dengan 0 persen elektabilitasnya.

“Karena Giring tak punya elektabilitas. Nol itulah elektabilitasnya. Artinya rakyat tak mau dan tak memilih Giring sebagai capres maupun cawapres,” jelas Ujang Komarudin.

“Giring yang elektabilitasnya nol, mengkritik Anies yang elektabilitasnya tinggi,” pungkasnya.

 Adapun nama figur lain mendapatkan angka di bawah 1 persen, seperti Moeldoko, Giring Ganesha, hingga Grace Natalie hanya 0 persen. Red

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Anies dan Demokrasi Bau Amis

Mengetuk Pintu Langit

Sunny dan Surya Tjandra, Dua Kader PSI Yang Mendukung Anies Baswedan