ANIES MENGGAET SUARA MAYORITAS NASDEM DAN PKS
Sebagai tindak lanjut, Presiden Partai Keadilan Sejahtera atau PKS Ahmad Syaikhu menemui Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh di Nasdem Tower, Rabu (22/6). Pertemuan para petinggi kedua partai ini merupakan upaya penjajakan koalisi dalam Pemilu 2024. Syaikhu tiba di lobby Nasdem Tower sekira pukul 13.15 WIB mengenakan peci dan jas PKS. Dia didampingi Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Mohamad Sohibul Iman, Sekretaris Jenderal PKS Aboe Bakar Al-Habsyi; serta para wakil sekjen dan juru bicara (jubir) partai.
Syaikhu dan rombongan disambut oleh Wakil Ketua Umum Nasdem
Ahmad Ali dan Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Nasdem Willy Aditya. Surya Paloh
dan Sekretaris Jenderal Nasdem Johnny Gerard Plate menunggu rombongan PKS di
dalam ruangan kantor. Saat tiba, kedua pihak tampak bersalaman hangat. Ali
mempersilakan Syaikhu dan rombongan memasuki Kantor Dewan Pengurus Pusat (DPP)
Nasdem. "Ahlan (Selamat datang)," ucap Ali saat menyambut rombongan
Syaikhu.
Sebelumnya, Sohibul Iman, menyatakan pertemuan petinggi partai merupakan
bentuk penjajakan. Iman menjelaskan keputusan tetap di tangan Majelis Syura PKS yang berhak menentukan arah
koalisi.
“Penentuan koalisi dengan siapa dan mengusung siapa itu
adalah Majelis Syura. Oleh karena itu, ini adalah proses komunikasi politik,
semacam check sound menyamakan persepsi dan frekuensi,” kata Iman
dalam Konferensi Pers Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) PKS pada Senin (20/6).
Dalam berbagai hasil survei, mayoritas pemilih PKS
setuju agar partai tersebut mengusung Anies sebagai capres. Meski suara para
pendukung mengarah kepada Anies, Iman menyampaikan bahwa PKS tak akan
terburu-buru dalam memilih capres yang akan diusung.
Dia menuturkan bahwa PKS kemungkinan akan
mengusung tiga nama bakal capres, sebagaimana yang tela dilakukan Nasdem. Salah
satu kriteria tokoh yang akan diusung, yaitu dapat memberikan cocktail
effect bagi PKS.
“Nanti ada sesi panitia meminta usulan masing masing daerah.
Capres yang kondusif memberikan cocktail effect kepada PKS. Mungkin nanti tiga
nama,” ujarnya.
Guna menjawab desas desus bahwa ada upaya
pengkaderan bagi tiga nama yang terpilih, Iman menjelaskan para bakal calon nanti tak
perlu menjadi kader PKS.
Komentar
Posting Komentar