Alberto Longo: Jakarta Pasar Penting, Formula E Akan Double Header

 


Broniesupdate, Jakarta --- Sukses menggelar Formula E seri ke IX di Jakarta,  CEO Formula EAlberto Longo, mengakui Jakarta e-Prix adalah pasar penting untuk ajang balap mobil listrik ini. Oleh karena itu, dia mengungkap wacana untuk menggelar double header (dua balapan beruntun) sangat pantas di gelar khususnya di malam hari. 

Sebagaimana diketahui, Jakarta e-Prix 2022 merupakan kali pertama Indonesia menggelar balapan Formula E. Balapan yang digelar di Sirkuit Internasional Ancol (Jakarta e-Prix Circuit) pada Sabtu (4/6/2022). 

Namun, Jakarta e-Prix 2022 hanya digelar seharian. Latihan bebas dihelat pagi hari, lalu dilanjut dengan kualifikasi, hingga lomba dimulai pukul 15.00 WIB. 

Waktu yang sangat sedikit itu cukup disayangkan oleh beberapa pembalap. Mereka jadi tak punya waktu untuk melakukan banyak kegiatan di Jakarta. Longo berharap tahun depan akan ada kejutan. 

Pengakuan dari Alberto Longo tentang antusiasme Formula E di Jakarta sudah di lakukan pada saat ia mendapat respon positif dari rekan-rekannya di Italia dan diakui pangsa pasar di Indonesia sangatlah besar untuk ajang Formula ini.

"Jakarta adalah pasar yang besar dan penting. Lupakan saja politik. Saya bangga berada di sini," papar Longo dalam bincang-bincang di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (2/6/2022). 

"Kami memikirkan untuk kejutan tahun depan. (Mungkin) bisa double header dan night race. Itu adalah komitmen kami ke kota dan negara," sambung pria asal Spanyol itu. 

Menggelar balapan beruntun (double header) bukan sesuatu yang janggal buat Formula E. Pada Formula E 2022 saja, ada lima negara yang menggelar double header, yakni Arab Saudi, Italia, Amerika Serikat, Inggris, dan Korea Selatan, kemungkinan Indonesia bisa juga menggelar double header dan disejajarkan dengan kelima negara tersebut jika dilihat dari sisi keantusiasan penonton. Red

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Anies dan Demokrasi Bau Amis

Mengetuk Pintu Langit

Sunny dan Surya Tjandra, Dua Kader PSI Yang Mendukung Anies Baswedan