Ingin merangkai kata sebagai bentuk pujian dan nikmat yang telah diberikan oleh Yang Maha Kuasa
Tapi dalam nikmat dan syukur yang telah diberikan, masih meninggalkan rasa kegaduhan, kegelisahan, ketegangan dan warna-warni rasa yang tidak dapat dibohongi yaitu rasa protes terhadap fakta penindasan, ketidak adilan dan hal-hal yang tidak masuk akal telah dilakukan oleh aparatur lembaga negara.
Hal mendasar dari nikmat pengetahuan yang telah diberikan adalah mengharapkan Mujizat Gelombang ke 3 mujizat tanggung jawab memimpin puluhan bahkan ratusan ribu dalam gelombang exstraparlementer untuk menghantarkan Kebangkitan Nasional Selamatkan Indonesia
#meibersatuuntukrakyat
Itulah nilai dasar dari ucupanku 1443 H
Membingkai Rasa dalam Fitrah untuk Trah Fitri
Mei Bersatu untuk Rakyat
Minal aidin wal faizin
Mohon maaf lahir dan batin.
Oleh: B.T.Fernando Duling (Aktifis 98 dan KRL - KKN)

Sangat menyejukan
BalasHapusya, memang sudah waktunya Indonesia terbebas dari belenggu tirani yang mengekang hak-hak menyalurkan pendapat yang di atur dalam Undang Undang Dasar 45 dengan peraturan-peraturan ambigu yang berbau egosentris pemerintah. Bila kebebasan bersuara di bungkam hanya ada satu kata, LAWAN!
BalasHapus