Ditangan Anies Sampah Disulap Menjadi Sumber Energi Listrik
Broniesupdate, Jakarta --- Taukah sodara kalau DKI Jakarta sudah memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di bantar gebang saat ini? Ya saat ini DKI Jakarta sudah dapat mengkonversi sampah menjadi energy listrik, ini sudah terbukti dan PLTSa paling banyak dipakai di negara maju seperti Jepang, Jerman, dan negara-negara di Eropa lainnya. Teknologi ini dilengkapi dengan sarana pengendalian pencemaran air maupun udara sehingga aman terhadap lingkungan,” PLTSa, bantar gebang dibangun pada tahun 2018 lalu.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan teknologi pengolahan sampah secara termal yang menjadi mesin pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) hasil inovasi Badan Riset Nasional (BRIN) bisa menjadi solusi dalam menangani 7.800 ton per hari sampah ibukota yang kian menumpuk di TPST Bantargebang Kota Bekasi. Terlebih lagi lahan pembuangan sampah yang ada saat ini semakin lama kian sempit.
"Menurut BRIN, mesin pembangkit yang diciptakannya membutuhkan 100 ton sampah yang dikelola setiap harinya mampu menghasilkan daya listrik sebesar 700 Kilowatt. Diharapkan mampu menjadi solusi dalam mengatasi permasalahan sampah yang ada," kata Anies Baswedan didamping Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto usai mengunjungi TPST Bantargebang zona DKI di Kota Bekasi. Ia menjelaskan, dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2022, BRIN melakukan penyerahan aset hasil karya anak bangsa PLTSa merah putih. Sebanyak dua mesin pembangkit listrik berbahan bakar sampah ditempatkan dan dioperasionalkan di TPST Bantargebang zona DKI. Anies mengungkapkan pengelolaan sampah yang ada merupakan konsen bersama. Dibutuhkan gerakan untuk mengubah dari sesuatu yang tidak memiliki manfaat menjadi sesuatu yang memiliki manfaat.
"Sampah bukan hanya tanggungjawab pemerintah saja, melainkan menjadi tanggung jawab kita bersama. Segala bentuk inovasi dalam mengelola sampah harus terus diciptakan dengan harapan mampu mengatasi permasalahan sampah dari hulu ke hilir," tegasnya. Sementara Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan pihaknya mengapresiasi atas inovasi mesin PLTSa tersebut. Ia berharap, melalui peringatan HPSN 2022 mampu membangun kesadaran warga masyarakat untuk sadar akan kebersihan lingkungan, dan bijak dalam mengelola sampah yang ada. "Sekitar 7.800 ton sampah per hari yang dihasilkan oleh DKI Jakarta yang dibuang ke TPST Bantargebang, saya apresiasi betul atas terobosan yang diciptakan oleh BRIN. Semoga dapat meminimasi sampah yang ada secara optimal. Selain itu tentu harapannya melalui peringatan HPSN dapat membangun kesadaran warga masyarakat untuk dapat bijak dalam mengelola sampah yang ada," pungkasnya.
Tercatat sepanjang 2020 saja PLTSa bantar gebang sudah menghasilkan listrik sebanyak 783,63 MWh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Syaripudin menyatakan sepanjang 2020, PLTSa Merah Putih telah beroperasi selama 221 hari dan mengolah 9.879 ton sampah. total energi listrik yang dihasilkan mencapai 783,63 MWh atau sekitar 110,59 kWh per ton sampah yang dibakar. Red (https://mediaindonesia.com/megapolitan/anies-sebut-pltsa-bantargebang-solusi-atasi-7800-ton-sampah-dki)

Komentar
Posting Komentar